Galau memang kata yang kerap kali terdengar dari mulut anak muda zaman sekarang.Kata itu juga yang menjadi alasan Sami, mahasiswa angkatan 2009 Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukkan kreasinya melalui CREO Company.

Meski nama merek tersebut masih asing,ide yang diusungnya terbilang cemerlang.Berdalih mengatasi kegalauan anak muda yang kerap terjadi,Sami bersama 19 rekannya membuat berbagai benda praktis yang bisa menunjang aktivitas manusia. CREO adalah produk yang ditawarkan dan sangat unik. Mulai dari beanbag chair yang bisa disulap menjadi kasur tidur hingga jaket yang dapat dilipat menjadi tas multifungsi.

Selain itu,ada juga meja lipat berwarna yang bisa diubah menjadi tempat duduk dengan daya tahan hingga 80 kg.Terakhir,laptop case dari kertas tyvek yang tak bisa robek.Produk-produk CREO tersebut dibanderol Rp150.000-550.000. Semua produk tersedia dalam berbagai warna. Misalnya,beanbag chair dalam warna biru,maroon, hijau,abu-abu,dan peach. Jika dilihat tampilan luarnya,beanbag karya CREO tak berbeda dengan beanbag di pasaran yang berisi styrofoam kecil.

Tapi,karya Sami ini berbeda karena bisa disulap menjadi kasur. “Sebelum kami menentukan produk, kami melakukan survei dulu. Hasilnya,banyak anak muda yang terkena sindrom galau, karena itu ide beanbag ini muncul,”ungkap Sami. Dia menjelaskan,keunikan produk yang dijualnya antara lain meja lipat terbuat dari bahan dasar kertas,namun mampu menahan beban seberat 80 kg.Meja ini bisa pula dijadikan sebagai kursi.

Menurut dia,keunikan dan multifungsi menjadi daya jual utama produk-produk CREO. Barang-barang unik ini bisa langsung dipesan dengan masa produksi dua minggu. Awalnya, CREO tercetus dari sebuah tugas kampus yang mengajarkan mahasiswanya untuk berbisnis nyata.Dia bersama 19 temannya memulai usaha dengan modal yang dipinjam dari bank.Sami menjelaskan, CREO diambil dari bahasa Spanyol yang berarti percaya.

Dengan kata ini,CREO ingin membuat para pelanggannya percaya dengan berbagai produk yang ditawarkan. “Maka itu,slogan CREO adalah we create,we believe, jadi kita membuat dan juga percaya,dengan kepercayaan itu pelanggan juga percaya kepada CREO,”ucapnya. Setelah empat bulan berjalan,produk CREO sudah mencapai 70% dari target penjualan.

Strategi penjualannya dilakukan secara online maupun offline melalui media sosial seperti Twitter dan website juga hadir dalam berbagai art and fashion bazaar di sekitar Bandung dan Jakarta. Selain berkarya dalam CREO,Sami juga menjabat manajer di sebuah organisasi mahasiswa internasional bernama AIESEC Bandung. “Karena saya aktif di kampus dan organisasi,saya sangat terbantu menjalankan bisnis ini,terutama bidang networking, ”ucapnya.

Namun, Sami sebagai mahasiswa, manajer,dan marketing ini mengaku kadang terkendala mengelola waktu,namun hal itu bisa diatasi.“Gueberharap anak-anak muda sekarang nggak usah ragu kalau punya ide-ide,nothing is impossible,” ujar Sami. ANNA IHFIANA Kota Bandung

sumber :

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/484432

About 79anis

Man Jadda Wajada!"Siapa yang bersunggunh-sungguh, akan berhasil" kata-kata ini sangat mujarab....

3 responses »

  1. yogi mengatakan:

    semoga jadi obat bagi pemuda yang galau

  2. meli mengatakan:

    menambah inspirasi bagi kaum muda

Tinggalkan Pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s